Surah ke-7
الاعراف
Al-A‘rāf
“Tempat Tertinggi”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah 7 al-A‘rāf yang berjumlah 206 ayat termasuk golongan surah Makkiyah (kecuali ayat 163-167 Madaniyah), diturunkan sebelum turunnya Surah al-An‘ām yang termasuk golongan Surah as-sab’ aṭ-ṭiwāl (tujuh surah yang panjang). Dinamakan al-A‘rāf karena terdapat dalam surah ini yaitu dalam ayat 46 yang mengemukakan tentang keadaan orang-orang yang berada di tempat yang tertinggi antara surga dan neraka.
POKOK-POKOK ISINYA:
1. Keimanan:
Mengesakan (tauhid) Allah baik dalam berdoa maupun ketika beribadah hanya Allah sendiri yang mengatur dan menjaga alam, menciptakan undang-undang dan hukum-hukum, mengatur kehidupan manusia di dunia dan di akhirat; Allah bersemayam di atas ‘Arsy; bantahan terhadap kebenaran syirik; ketauhidan adalah sesuai dengan fitrah manusia; Musa berbicara dengan Allah; tentang melihat Allah; perintah beribadah sambil merendahkan diri kepada Allah; dan al-asm’ul ḥusnā.
2. Hukum:
Larangan mengikuti perbuatan dan adat istiadat yang buruk; kewajiban mengikuti Allah dan Rasul, perintah memakai pakaian yang baik waktu salat; bantahan terhadap orang yang mengharamkan perhiasan yang dikaruniakan Allah; perintah makan makanan yang halal dan baik dan larangan makan yang sebaliknya.
3. Kisah-kisah:
Kisah Nabi Adam dengan Iblis; kisah Nabi Nuh dan kaumnya; kisah Nabi Saleh dengan kaumnya; kisah Nabi Syu’aib dengan kaumnya; kisah Nabi Musa dengan Fir‘aun.
4. Lain-lain:
Al-Qur′an diturunkan kepada Nabi yang terakhir berisi perintah untuk mengikuti petunjuknya; Nabi Muhammad saw, diutus kepada semua umat manusia; adab-adab orang mukmin; adab mendengarkan Al-Qur′an ketika dibaca dan berzikir; Rasul bertanggung jawab menyampaikan seruan Allah; balasan terhadap orang yang mengikuti Rasul; Dakwah Rasul yang utama dan pertama kali ialah mengesakan Allah; tentang aṣḥābul a’rāf yang berada antara surga dengan neraka; Allah pencipta manusia, makhluk yang terbaik yang punya potensi untuk menjadi baik atau buruk; permusuhan setan terhadap anak cucu Adam; manusia khalifah Allah di bumi; kehancuran suatu kaum adalah karena perbuatan mereka sendiri; tiap-tiap bangsa mempunyai masa jaya dan masa kehancuran; Allah menguji manusia dengan kekayaan dan kemiskinan; Allah menarik orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya dengan berangsur-angsur ke arah kebinasaan.
- 1
الۤمّۤصۤ ۚ
Alif lām mīm ṣād.
Alif Lām Mīm Ṣād.
Tafsir lengkapJuz 8 · Hal. 151Tafsir ringkas
Alif, Laam, Mim, sad. Huruf-huruf abjad pada permulaan surah ini mengisyaratkan kemukjizatan Al-Qur'an. Beberapa surah dalam Al-Qur'an, memang, dibuka dengan huruf abjad seperti , Alif Lam mim, Alif Lam Ra, Alif, Lam, Mim, Sad, dan sebagainya. Makna huruf-huruf itu hanya Allah yang tahu. Ada yang berpendapat bahwa huruf-huruf itu adalah nama surah dan ada pula yang berpendapat bahwa gunanya untuk menarik perhatian, atau untuk menunjukkan mukjizat Al-Qur'an, karena Al-Qur'an disusun dari rangkaian huruf-huruf abjad yang digunakan dalam bahasa bangsa Arab sendiri. Meskipun demikian, mereka tidak pernah mampu untuk membuat rangkaian huruf-huruf itu menjadi seperti Al-Qur'an.
- 2
كِتٰبٌ اُنْزِلَ اِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِيْ صَدْرِكَ حَرَجٌ مِّنْهُ لِتُنْذِرَ بِهٖ وَذِكْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ