Surah ke-75
القيٰمة
Al-Qiyāmah
“Hari Kiamat”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah al-Qiyāmah terdiri atas 40 ayat, 199 kata dan 652 huruf. Termasuk kelompok surah Makkiyyah, dan diturunkan sesudah Surah al-Qāri‘ah. Nama al-Qiyāmah (Hari Kiamat) diambil dari kata al-qiyāmah yang terdapat pada ayat pertama. Dinamakan al-Qiyāmah karena sebagian besar surah ini menceritakan kedahsyatan hari Kiamat. Saat pahala dan siksaan yang dialami manusia tiada batasnya. Pada hari itu manusia menyesal karena sedikitnya perbuatan baik yang telah dikerjakannya.
Pokok-pokok Isinya:
1. Allah memastikan kedatangan hari Kiamat itu, disertai gambaran sekitar huru-hara yang terjadi pada masa itu.
2. Surah ini menyebutkan sebagian dari jaminan Allah terhadap kemurnian Al-Qur’an, yakni ayat-ayatnya terpelihara dengan baik dalam dada Nabi, sehingga beliau tidak lupa sedikit pun tentang urutan dan pembacaannya.
- 1
لَآ اُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيٰمَةِۙ
Lā uqsimu biyaumil-qiyāmah(ti).
Aku bersumpah demi hari Kiamat.
Tafsir lengkapJuz 29 · Hal. 577Tafsir ringkas
1-2. Akhir surah al-Muddasir menguraikan tentang Kiamat serta betapa mengerikannya peristiwa itu, namun kaum pendurhaka mendustakannya. Segala argumen sudah dipaparkan, kalau mereka tetap tidak beriman, maka ayat ini menunjukkan Allah, tidak akan meladeni mereka lagi. Aku bersumpah dengan kepastian hari Kiamat karena semuanya sudah jelas, dan Aku juga bersumpah dengan jiwa yang selalu menyesali dirinya sendiri. Sungguh manusia pasti akan dibangkitkan.
- 2
وَلَآ اُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
Wa lā uqsimu bin nafsil-lawwāmah(ti).