Surah ke-20
طٰهٰ
Ṭāhā
“Taha”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah Ṭāhā terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah Surah Maryam, termasuk golongan Surah-surah Makkiyyah. Surah ini dinamakan “Ṭāhā”, diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama Surah ini. Sebagaimana lazimnya Surah-surah yang memakai huruf-huruf Hijaiyyah pada permulaannya, huruf tersebut merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui. Demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf “Ṭāhā”. Ayat ini menerangkan bahwa Al-Qur’an diturunkan bukanlah untuk menyusahkan manusia, tetapi justeru berisi peringatan bagi manusia dan berasal dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Selain hal-hal tersebut di atas, juga Surah ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:
POKOK-POKOK ISINYA
1. Keimanan:
Penjelasan mengenai pokok-pokok keimanan kepada Allah, Al-Qur’an, Rasul dan Hari Kemudian.
2. Hukum:
Beberapa perintah kepada Nabi Muhammad seperti sabar menghadapi penolakan orang-orang kafir, mendidik keluarga untuk mengerjakan salat dan mempersilahkan orang-orang kafir menunggu ketentuan Allah pada Hari Kemudian.
3. Kisah:
Kisah Musa a.s. dan kisah Harun a.s. dalam menghadapi Fir‘aun dan Bani Israil; kisah Nabi Adam a.s., Malaikat dan Iblis.
4. Lain-lain:
Perintah Allah kepada Nabi Muhammad saw supaya dia meminta tambahan ilmu kepada Allah sekalipun telah menjadi rasul; Allah tidak akan mengazab sesuatu kaum sebelum diutus rasul kepada mereka; jangan terpengaruh oleh kesenangan kehidupan dunia.
- 1
طٰهٰ ۚ
Ṭāhā.
Ṭā Hā.
Tafsir lengkapJuz 16 · Hal. 312Tafsir ringkas
Bila surah sebelumnya ditutup dengan berita kebinasaan umat terdahulu karena kedurhakaan mereka, surah ini diawali dengan penjelasan bahwa Al-Qur’an turun untuk kebaikan, bukan kesusahan, bagi umat. Taha.
- 2
مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى ۙ
Mā anzalnā ‘alaikal-qur'āna litasyqā.
Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu (Nabi Muhammad) supaya engkau menjadi susah.
Tafsir ringkas