Surah ke-97
القدر
Al-Qadr
“Al-Qadar”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah al-Qadr terdiri dari lima ayat, termasuk kelompok surah Makkiyyah, diturunkan sesudah Surah ‘Abasa.
Surah ini dinamai al-Qadr (kemuliaan), diambil dari perkataan al-qadr yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Pokok-pokok Isinya:
Al-Qur’an mulai diturunkan pada malam Lailatul-Qadr, yang nilainya lebih dari seribu bulan; para malaikat dan Jibril turun ke dunia pada malam Lailatul-Qadr untuk mengatur segala urusan.
- 1
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Innā anzalnāhu fī lailatil-qadr(i).
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.
Tafsir lengkapJuz 30 · Hal. 598Tafsir ringkas
Al-Qur’an adalah kitab suci yang mulia. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya untuk pertama kali kepada Nabi Muhammad di Gua Hira, atau menurunkannya secara sekaligus dari Lau Maf ke Baitul Izzah di langit dunia, pada malam qadar, malam kemuliaan dan ke agungan.
- 2
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ
Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).
Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?