Tafsir ayat 10
عَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ
‘Abdan iżā ṣallā.
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat?
Tafsir tahlili
Allah bertanya kepada Nabi Muhammad, yang maksudnya meminta beliau memperhatikan orang yang melarang manusia melakukan salat. Orang yang dilarang adalah Nabi Muhammad saw untuk melakukan salat di Masjidil Haram. Sedangkan yang melarang adalah Abū Jahal. Ia mengancam Nabi saw dengan kata-kata:
قَالَ أبو جَهْلٍ: لَئِنْ رَأَيْتُ مُحمَّدًا يُصَلِّيْ عِنْدَ الكَعْبَةِ لَأَطَأَنَّ عَلَى عُنُقِهِ. فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: لَئِنْ فَعَلَ لَأَخَذَتْهُ الْمَلاَئِكَةُ. (رواه البخاري عن ابن عباس)
Abū Jahal berkata, “Jika saya melihat Muhammad salat di Ka‘bah, saya akan lindas-lindaskan tengkuknya (ke tanah).” Ketika hal itu sampai kepada Nabi saw., beliau bersabda, “Jika itu ia lakukan, malaikat akan menghajarnya.” (Riwayat al-Bukhārī dari Ibnu ‘Abbās)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.