Surah ke-79
النّٰزعٰت
An-Nāzi‘āt
“Yang Mencabut Dengan Keras”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah an-Nāzi‘āt terdiri dari 46 ayat, termasuk kelompok surah Makkiyyah, diturunkan sesudah Surah an-Naba’.
Nama an-Nāzi‘āt (Malaikat-malaikat yang mencabut) diambil dari kata an-Nāzi‘āt yang terdapat pada ayat pertama surah ini.
Surah ini dinamai pula dengan as-Sāhirah yang diambil dari ayat 14, dan dinamai juga aṭ-Ṭāmmah yang diambil dari ayat 34.
Pokok-pokok Isinya:
1. Keimanan:
Penegasan Allah tentang adanya hari Kiamat dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya; manusia dibagi dua golongan di akhirat; manusia tidak dapat mengetahui kapan terjadinya saat Kiamat.
2. Kisah:
Kisah Nabi Musa dengan Fir‘aun.
- 1
وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًاۙ
Wan-nāzi‘āti garqā(n).
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang kafir) dengan keras,
Tafsir lengkapJuz 30 · Hal. 583Tafsir ringkas
Allah memulai surah ini dengan sumpah demi malaikat yang diberiNya tugas berat. Di antara tujuannya adalah agar manusia menghayati peran-peran tersebut dalam kehidupan. Demi malaikat yang mencabut nyawa kaum kafir dengan keras dan kasar sebagai tanda kegeraman para malaikat itu terhadap mereka.
- 2
وَّالنّٰشِطٰتِ نَشْطًاۙ
Wan-nāsyiṭāti nasyṭā(n).
demi (malaikat) yang mencabut (nyawa orang mukmin) dengan lemah lembut,