Surah ke-73
المزّمّل
Al-Muzzammil
“Orang Berkelumun”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah al-Muzzammil termasuk kelompok surah Makkiyyah, kecuali ayat 10, 11, dan 12. Ketiga ayat ini termasuk kelompok surah Madaniyyah. Surah al-Muzzammil terdiri dari 20 ayat. Diturunkan sesudah Surah al-Qalam.
Surah ini dinamai al-Muzzammil (orang yang berselimut), diambil dari ayat pertama yang berbunyi: Yā ayyuhal muzzammil. Yang dimaksud dengan orang yang berselimut ialah Nabi Muhammad.
Pokok-pokok Isinya:
Petunjuk-petunjuk yang harus dilakukan oleh Rasulullah saw untuk menguatkan rohani guna persiapan menerima wahyu, yaitu dengan bangun di malam hari untuk salat Tahajud, membaca Al-Qur’an dengan tartil, bertasbih, dan bertahmid; perintah bersabar terhadap celaan orang-orang yang mendustakan rasul; umat Islam diperintahkan untuk salat Tahajud, berjihad di jalan Allah, membaca Al-Qur’an, mendirikan salat, menunaikan zakat, membelanjakan harta di jalan Allah, dan memohon ampunan kepada-Nya.
- 1
يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ
Yā ayyuhal-muzzammil(u).
Wahai orang yang berkelumun (Nabi Muhammad),
Tafsir lengkapJuz 29 · Hal. 574Tafsir ringkas
Di akhir surah al-Jinn dijelaskan tentang keagungan Al-Qur’an dan pemeliharaan Allah atas wahyu yang diturunkannya tersebut, sedangkan di awal surah ini berisi petunjuk kepada Nabi Muhammad untuk mempersiapkan diri menghadapi turunnya wahyu yang berat. Wahai orang yang berselimut, yaitu Nabi Muhammad!
- 2
قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙ
Qumil-laila illā qalīlā(n).
bangunlah (untuk salat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil,732)
732) Salat malam hukumnya wajib sebelum ayat ke-20 surah ini diturunkan. Setelah itu, hukumnya menjadi sunah.