Surah ke-70
المعارج
Al-Ma‘ārij
“Tempat-Tempat Naik”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah ini terdiri dari 44 ayat, termasuk kelompok surah Makkiyyah, diturunkan sesudah Surah al-Ḥāqqah.
Perkataan al-Ma‘ārij yang menjadi nama surah ini adalah kata jamak dari kata mi‘raj, diambil dari kata al-ma‘ārij yang terdapat pada ayat ke-3 surah ini, yang artinya menurut bahasa “tempat naik”. Sedangkan para mufasir memberi arti bermacam-macam, di antaranya ialah “langit”, karunia, dan derajat atau tingkatan yang diberikan Allah kepada penghuni surga.
Pokok-pokok Isinya:
Perintah bersabar kepada Nabi Muhammad dalam menghadapi ejekan dan keingkaran orang-orang kafir; kejadian-kejadian pada hari kiamat; azab Allah tidak dapat dihindarkan dengan tebusan apa pun; sifat-sifat manusia yang mendorong mereka ke api neraka; amal perbuatan yang dapat membawa manusia ke martabat yang tinggi; peringatan Allah akan mengganti kaum yang durhaka dengan kaum yang lebih baik.
- 1
سَاَلَ سَاۤىِٕلٌۢ بِعَذَابٍ وَّاقِعٍۙ
Sa'ala sā'ilum bi‘ażābiw wāqi‘(in).
Seseorang (dengan nada mengejek) meminta (didatangkan) azab yang pasti akan terjadi
Tafsir lengkapJuz 29 · Hal. 568Tafsir ringkas
Surah al-Haqqah menjelaskan sangat jelas tentang peristiwa Kiamat, pada awal surah ini dikemukakan adanya seseorang yang bertanya dengan tujuan untuk mengejek tentang Kiamat. Seseorang bertanya tentang tentang azab yang pasti terjadi,
- 2
لِّلْكٰفِرِيْنَ لَيْسَ لَهٗ دَافِعٌۙ
Lil-kāfirīna laisa lahū dāfi‘(un).
bagi orang-orang kafir. Tidak seorang pun yang dapat menolaknya (azab)