Tafsir ayat 6
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ هَادُوْٓا اِنْ زَعَمْتُمْ اَنَّكُمْ اَوْلِيَاۤءُ لِلّٰهِ مِنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Qul yā ayyuhal-lażīna hādū in za‘amtum annakum auliyā'u lillāhi min dūnin-nāsi fa tamannawul-mauta in kuntum ṣādiqīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang Yahudi, jika kamu mengira bahwa kamulah kekasih Allah (dan) bukan orang lain, harapkanlah kematianmu, jika kamu orang-orang benar.”
Tafsir tahlili
Pada ayat ini Allah memberi peringatan kepada orang-orang Yahudi bahwa kalau memang mereka mendakwakan dan menyangkal bahwa mereka adalah kekasih dan kesayangan Allah, maka silakan memohon kepada Allah agar mereka itu cepat-cepat mati, dan segera bertemu dengan Tuhan mereka. Biasanya orang yang ingin cepat-cepat bertemu dengan kekasih dan kesayangannya, ingin cepat-cepat bebas dari kesusahan dan kesulitan dunia dan menempati surga yang penuh dengan segala macam kenikmatan. Firman Allah:
قُلْ اِنْ كَانَتْ لَكُمُ الدَّارُ الْاٰخِرَةُ عِنْدَ اللّٰهِ خَالِصَةً مِّنْ دُوْنِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ٩٤
Katakanlah (Muhammad), “Jika negeri akhirat di sisi Allah, khusus untukmu saja bukan untuk orang lain, maka mintalah kematian jika kamu orang yang benar.” (al-Baqarah/2: 94)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.