Tafsir ayat 49
قُلْ اِنَّ الْاَوَّلِيْنَ وَالْاٰخِرِيْنَۙ
Qul innal-awwalīna wal-ākhirīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian
Tafsir tahlili
Berhubungan dengan ejekan dan cemoohan mereka itu, Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya supaya memberikan jawaban yang tegas dan tandas, bahwa sesungguhnya nenek-moyang mereka yang mereka anggap mustahil dapat dibangkitkan dan anak cucu mereka kemudian yang mereka anggap tidak akan dibangkitkan, pasti benar semuanya akan dikumpulkan di Padang Mahsyar pada hari yang sudah ditentukan.
Tidak ragu lagi bahwa berkumpulnya umat yang tidak terkira banyaknya itu, lebih menakjubkan lagi daripada kebangkitan itu sendiri.
Dalam ayat yang lain yang sama maksudnya, Allah berfirman:
فَاِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌۙ ١٣ فَاِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِۗ ١٤
Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja. Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru). (an-Nāzi‘āt/79: 13-14)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.