Tafsir ayat 19
وَمَا يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ ۙ
Wa mā yastawil-a‘mā wal-baṣīr(u).
Tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat.
Tafsir tahlili
Pada ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang yang tidak mengetahui atau mengingkari agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad tidak sama dengan orang-orang yang membuka matanya lebar-lebar sehingga dapat melihat dan mengetahui dengan jelas kebenaran agama yang dibawanya, lalu mereka mengikuti dan menaatinya. Golongan pertama termasuk orang-orang yang jahat dan tidak mengetahui, sedang golongan kedua adalah orang-orang yang baik dan mengetahui.
Firman Allah:
قُلْ لَّا يَسْتَوِى الْخَبِيْثُ وَالطَّيِّبُ
Katakanlah (Muhammad), “Tidaklah sama yang buruk dengan yang baik.” (al-Mā’idah/5: 100)
Dan firman-Nya:
قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ
Katakanlah, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (az-Zumar/39: 9)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.