Tafsir ayat 21
يُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْحَمُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَاِلَيْهِ تُقْلَبُوْنَ
Yu‘ażżibu may yasyā'u wa yarḥamu may yasyā'(u), wa ilaihi tuqlabūn(a).
Dia (Allah) akan mengazab siapa yang Dia kehendaki dan merahmati siapa yang Dia kehendaki. Kepada-Nyalah kamu akan dikembalikan.
Tafsir tahlili
Setelah menerangkan tentang adanya hari Kebangkitan, Allah kemudian menerangkan bahwa Dia akan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya di antara orang-orang yang tidak mau beriman dan orang beriman yang mengerjakan dosa. Azab tersebut tidak hanya terbatas di akhirat saja, tetapi juga di dunia. Sebaliknya Allah akan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki dengan nikmat dan keutamaan-Nya. Allah yang menetapkan sesuatu menurut apa yang diinginkan-Nya. Allah tidak bertanggung jawab kepada manusia, tapi manusia yang wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Allah.
Akhir ayat ini menyebutkan bahwa semua manusia akan dikembalikan kepada Allah. Oleh sebab itu, jangan ada di antara manusia yang mengira akan luput dari perhitungan amalannya di hadapan Allah. Allah yang akan memperhitungkan amal perbuatan setiap manusia dan Dia pula yang menentukan pahala atau azab sebagai imbalannya.
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.