Tafsir ayat 39
وَكُلًّا ضَرَبْنَا لَهُ الْاَمْثَالَۖ وَكُلًّا تَبَّرْنَا تَتْبِيْرًا
Wa kullan ḍarabnā lahul-amṡāl(a), wa kullan tabbarnā tatbīrā(n).
Masing-masing telah Kami berikan kepadanya perumpamaan-perumpamaan (nasib umat terdahulu) dan masing-masing telah Kami hancurkan sehancur-hancurnya.
Tafsir tahlili
Pada ayat ini, Allah menerangkan agar kisah umat dahulu itu diceritakan nabi kepada kaum musyrikin sebagai tamsil atau ibarat, dan menjelaskan kepada mereka dalil-dalil keesaan Allah. Akan tetapi, ternyata mereka terus-menerus mendustakan dan mengingkarinya sehingga Allah membinasakan mereka sampai hancur-lebur. Allah lalu memerintahkan kepada Muhammad agar mengingatkan orang-orang musyrik Mekah agar mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa itu. Tempat-tempat kaum yang telah dibinasakan itu selalu mereka lalui ketika dalam perjalanan dagangnya, yaitu bekas-bekas kawasan kaum Lut dan Samud ketika mereka pergi ke Syam, dan bekas kawasan kaum ‘Ād (Aḥqāf) yang mereka lewati ketika pergi menuju Yaman.
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.