Tafsir ayat 23
وَقَدِمْنَآ اِلٰى مَا عَمِلُوْا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنٰهُ هَبَاۤءً مَّنْثُوْرًا
Wa qadimnā ilā mā ‘amilū min ‘amalin fa ja‘alnāhu habā'am manṡūrā(n).
Kami perlihatkan segala amal529) yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.
529) Amal-amal baik yang mereka kerjakan di dunia tidak dibalas oleh Allah Swt. di akhirat karena mereka tidak beriman.
Tafsir tahlili
Dalam ayat ini, Allah menjelaskan sebab-sebab kemalangan dan kerugian orang kafir. Allah akan memperlihatkan segala perbuatan yang mereka anggap baik yang pernah dikerjakan selama hidup di dunia, seperti silatur-rahim, menolong orang yang menderita, memberikan derma untuk meri-ngankan bencana alam, memberi bantuan kepada rumah sakit dan yatim piatu, membebaskan atau menebus tawanan, dan sebagainya. Sebanyak apa pun kebaikan mereka, tidak akan memperoleh imbalan apa pun di sisi Allah. Mereka hanya dapat memandang kebaikan itu tanpa dapat mengambil manfaatnya sedikit pun. Kebaikan-kebaikan mereka itu lalu dijadikan Allah bagaikan debu yang beterbangan di angkasa karena tidak dilandasi iman yang benar kepada Allah. Mereka hanya bisa duduk termenung penuh dengan penyesalan. Itulah yang mereka rasakan sebagai akibat kekafiran dan kesombongan mereka.
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.