Surah ke-23
المؤمنون
Al-Mu'minūn
“Orang-Orang Mukmin”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah al-Mu’minūn terdiri dari 118 ayat, termasuk kelompok surah-surah Makiyah. Dinamai “al-Mu’minūn”, karena permulaan surah ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia. Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad.
POKOK-POKOK ISINYA
1. Keimanan:
Kepastian datangnya hari kebangkitan dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat; Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.
2. Hukum:
Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya; rasul-rasul semuanya menyuruh manusia makan makanan yang halal lagi baik; pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda-beda.
3. Kisah:
Kisah Nuh a.s.; kisah Hud a.s.; kisah Musa a.s.; kisah Harun a.s.; dan kisah Isa a.s.
4. Lain-lain:
Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mukmin yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat; proses kejadian manusia; tanda-tanda orang yang selalu bergegas melaksanakan kebaikan; nikmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.
- 1
قَدْ اَفْلَحَ الْمُؤْمِنُوْنَ ۙ
Qad aflaḥal-mu'minūn(a).
Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
Tafsir lengkapJuz 18 · Hal. 342Tafsir ringkas
Sungguh, pasti beruntung orang-orang mukmin yang telah mantap imannya dan terbukti dengan mengerjakan amal-amal saleh. Orang yang demikian itu ialah orang yang khusyuk dalam salatnya, yakni tumakninah, rendah hati, fokus, serta menyadari dengan sepenuuhnya bahwa dia sedang menghadap Sang Penciptanya (Lihat juga: al-Baqarah/2: 4546).
- 2
الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ
Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,