Tafsir ayat 60
اِلَّا امْرَاَتَهٗ قَدَّرْنَآ اِنَّهَا لَمِنَ الْغٰبِرِيْنَ ࣖ
Illamra'atahū qaddarnā innahā laminal-gābirīn(a).
kecuali istrinya. Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya dia termasuk (orang-orang kafir) yang tertinggal.”
Tafsir tahlili
Para malaikat yang menjadi tamu Nabi Ibrahim menerangkan kepadanya bahwa mereka ditugaskan untuk membinasakan kaum Luṭ yang tidak mengindahkan seruan nabi yang diutus kepada mereka. Termasuk orang-orang yang dibinasakan itu adalah istri Luṭ sendiri. Sedangkan orang-orang yang mengikuti Luṭ akan diselamatkan dari azab itu.
Dari ayat ini dapat dipahami bahwa seseorang tidak dapat membebaskan orang lain dari azab Allah walaupun orang lain itu adalah istri, anak-anak atau orang tuanya, karena manusia bertanggung jawab kepada Allah atas segenap perbuatan yang telah dilakukannya. Allah tidak akan membebani seseorang dengan dosa orang lain sedikit pun. Firman Allah:
وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۚ
… Dan seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain… (al-An‘ām/6: 164)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.