Surah ke-14
ابرٰهيم
Ibrāhīm
“Ibrahim”
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Pengantar surah
Surah Ibrāhīm terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah, karena diturunkan di Mekah sebelum Hijrah. Dinamakan Surah Ibrāhīm karena surah ini mengandung kisah doa Nabi Ibrahim a.s., yaitu pada ayat 51. Doa ini isinya antara lain: permohonan agar keturunannya kelak adalah orang-orang yang mendirikan salat, dijauhkan dari penyembah-an berhala-berhala, dan agar Mekah dan daerah sekitarnya menjadi daerah yang aman dan makmur. Doa Nabi Ibrahim ini telah diperkenankan Allah swt sebagaimana terbukti sejak dahulu sampai sekarang. Doa tersebut dipanjatkan beliau ke hadirat Allah swt sesudah selesai merenovasi Ka’bah bersama putranya Ismail a.s. di padang pasir Mekah yang tandus.
Pokok-pokok Isinya
1. Keimanan:
Al-Qur’an adalah pembimbing manusia ke jalan Allah; segala sesuatu di alam ini kepunyaan Allah; keingkaran manusia terhadap Allah tidak mengurangi kemahakuasaan-Nya; nabi-nabi memiliki mukjizat atas izin Allah semata; Allah kuasa mematikan manusia dan membangkitkannya kembali dalam bentuk baru; ilmu Allah meliputi yang lahir dan yang batin.
2. Hukum:
Perintah mendirikan salat dan menafkahkan harta baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan.
3. Kisah:
Kisah Nabi Musa a.s. dengan kaumnya dan kisah beberapa rasul lainnya.
4. Lain-lain:
Sebab rasul-rasul diutus untuk kaumnya sendiri; perumpamaan tentang perbuatan dan perkataan yang hak dan yang batil; kejadian langit dan bumi mengandung hikmah-hikmah; macam-macam nikmat Allah kepada manusia dan janji Allah terhadap hamba-hamba yang mensyukuri-Nya.
- 1
الۤرٰ ۗ كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوْرِ ەۙ بِاِذْنِ رَبِّهِمْ اِلٰى صِرَاطِ الْعَزِيْزِ الْحَمِيْدِۙ
Alif lām rā, kitābun anzalnāhu ilaika litukhrijan-nāsa minaẓ-ẓulumāti ilan-nūr(i), bi'iżni rabbihim ilā ṣirāṭil-‘azīzil-ḥamīd(i).
Alif Lām Rā. (Ini adalah) Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu (Nabi Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari berbagai kegelapan pada cahaya (terang-benderang) dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
Tafsir lengkapJuz 13 · Hal. 255Tafsir ringkas
Surah ar-Ra'd diakhiri dengan penegasan bahwa Allah dan orang-orang yang diberi Al-Kitab akan menjadi saksi atas kebenaran risalah Nabi Muhammad. Sebagai sambungannya, Surah Ibrahim ini lalu diawali dengan penjelasan bahwa Allah menurunkan Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad untuk mengajak manusia keluar dari kegelapan menuju cahaya dengan izin Allah. Alif Laam Raa. Ini adalah Kitab Al-Qur'an yang Kami turunkan kepadamu, wahai Nabi Muhammad, agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kemusyrikan kepada cahaya tauhid yang terang-benderang, dengan izin Tuhan, yaitu menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Maha Terpuji.