Tafsir ayat 99
وَاُتْبِعُوْا فِيْ هٰذِهٖ لَعْنَةً وَّيَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ بِئْسَ الرِّفْدُ الْمَرْفُوْدُ
Wa utbi‘ū fī hāżihī la‘nataw wa yaumal-qiyāmah(ti), bi'sar-rifdul-marfūd(u).
Mereka diikuti dengan laknat di sini (dunia) dan (kelak) di hari Kiamat. (Laknat) itu seburuk-buruk pemberian yang diserahkan.
Tafsir tahlili
Pada ayat ini Allah swt menerangkan bahwa Fir‘aun beserta kaumnya sejak di dunia telah mendapat laknat dari umat sesudahnya, terus menerus, sampai di akhirat nanti dilaknat lagi oleh orang-orang yang sedang berada di Padang Mahsyar, menunggu keputusan dari Qaḍi Rabbul Jalil tentang di mana ia akan ditempatkan nanti. Laknat atau kutukan yang mereka peroleh adalah satu hal yang paling buruk. Ayat ini sejalan dengan firman Allah swt:
وَاَتْبَعْنٰهُمْ فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا لَعْنَةً ۚوَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ هُمْ مِّنَ الْمَقْبُوْحِيْنَ ࣖ ٤٢ (القصص)
Dan Kami susulkan laknat kepada mereka di dunia ini; sedangkan pada hari Kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah). (al-Qaṣaṣ/28: 42)
Sumber: Al-Qur'an dan tafsir Kementerian Agama RI.