Lam Ta'rif: Qamariyah dan Syamsiyah
Lam pada awalan ال dibaca jelas sebelum huruf qamariyah dan dileburkan sebelum huruf syamsiyah.
لَامُ التَّعْرِيفِ ابْغِ حَجَّكَ وَخَفْ عَقِيمَهُ
Lam ta'rif adalah lam sukun pada awalan ال yang menempel di depan kata benda (isim). Lam ini bukan bagian asli kata. Sebelumnya ada hamzah washal yang dibaca fathah jika bacaan dimulai dari kata tersebut.
Ada dua cara membacanya, tergantung huruf sesudahnya.
Lam Qamariyah (اللَّامُ الْقَمَرِيَّة) Lam dibaca jelas (izhhar) jika sesudahnya ada salah satu dari 14 huruf dalam kalimat: ابْغِ حَجَّكَ وَخَفْ عَقِيمَهُ • Penanda di mushaf: lam diberi tanda sukun. Contoh: الْأَمَلُ، الْبَارِئُ، الْغَنِيُّ، الْحَجِّ، الْجَنَّةِ، الْكَهْفِ، الْوَدُودُ، الْخَلْقِ، الْفَتَّاحُ، الْعَلِيمُ، الْقَمَرُ، الْيَوْمِ، الْمُلْكُ، الْهُدَىٰ
Lam Syamsiyah (اللَّامُ الشَّمْسِيَّة) Lam tidak dibaca, tetapi dilebur (idgham) ke huruf sesudahnya, jika sesudahnya ada salah satu dari 14 huruf yang menjadi huruf awal tiap kata pada bait: طِبْ ثُمَّ صِلْ رُحْمًا تَفُزْ ضِفْ ذَا نِعَمْ دَعْ سُوءَ ظَنٍّ زُرْ شَرِيفًا لِلْكَرَمْ • Penanda di mushaf: lam ditulis tanpa harakat, dan huruf sesudahnya bertasydid. Contoh: الطَّيِّبَاتُ، الثَّوَابِ، وَالصَّالِحِينَ، الرَّزَّاقُ، التَّائِبُونَ، الضَّالِّينَ، الذَّكَرُ، النَّعِيمِ، الدَّاعِ، السَّمِيعُ، الظَّالِمِينَ، الزَّبُورِ، الشَّكُورُ، وَاللَّيْلِ
Rujukan: Kitab "Tajwid Ringkas Disertai Warna, Gambar, dan Bagan" Level Satu, Husein Karim Muhammad (edisi bahasa Indonesia, terjemahan Ustadzah Ana Fi Naimatin).