Muqaddimah
Pembuka nazham Al-Jazariyah: siapa penyusunnya, dan empat hal yang wajib dipahami pembaca Al-Qur'an sebelum mulai membaca.
الْمُقَدِّمَةُ
Al-Muqaddimah Al-Jazariyah adalah nazham (syair ilmiah) tentang tajwid karya Imam Syamsuddin Abul Khair Muhammad bin Muhammad Al-Jazari Ad-Dimasyqi Asy-Syafi'i (751–833 H), seorang imam besar ilmu qira'at. Nazham ini berjumlah 107 bait dan dihafal oleh para penuntut ilmu Al-Qur'an dari generasi ke generasi. Pada seri ini, setiap bait langsung diikuti penjelasannya.
يَقُولُ رَاجِي عَفْوِ رَبٍّ سَامِعِمُحَمَّدُ بْنُ الْجَزَرِيِّ الشَّافِعِيPenulis memperkenalkan dirinya sebagai hamba yang mengharap ampunan dari Rabb Yang Maha Mendengar, yaitu Muhammad bin Al-Jazari, pengikut mazhab Syafi'i.
الْحَمْدُ لِلَّهِ وَصَلَّى اللَّهُعَلَى نَبِيِّهِ وَمُصْطَفَاهُمُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِوَمُقْرِئِ الْقُرْآنِ مَعْ مُحِبِّهِPenulis memuji Allah, lalu bershalawat atas Nabi pilihan-Nya, Muhammad ﷺ, beserta keluarga dan para sahabat beliau. Doa ini juga ditujukan kepada para pengajar Al-Qur'an (muqri') dan orang-orang yang mencintai Al-Qur'an.
وَبَعْدُ إِنَّ هَذِهِ مُقَدِّمَهْفِيمَا عَلَى قَارِئِهِ أَنْ يَعْلَمَهْNazham ini disebut "muqaddimah", yaitu pengantar yang berisi hal-hal yang semestinya diketahui oleh setiap pembaca Al-Qur'an.
إِذْ وَاجِبٌ عَلَيْهِمُ مُحَتَّمُقَبْلَ الشُّرُوعِ أَوَّلًا أَنْ يَعْلَمُوامَخَارِجَ الْحُرُوفِ وَالصِّفَاتِلِيَلْفِظُوا بِأَفْصَحِ اللُّغَاتِSebelum mulai membaca Al-Qur'an, para pembaca wajib terlebih dahulu mempelajari makharijul huruf dan sifat-sifat huruf, agar dapat melafalkan Al-Qur'an dengan bahasa Arab yang paling fasih.
مُحَرِّرِي التَّجْوِيدِ وَالْمَوَاقِفِوَمَا الَّذِي رُسِّمَ فِي الْمَصَاحِفِمِنْ كُلِّ مَقْطُوعٍ وَمَوْصُولٍ بِهَاوَتَاءِ أُنْثَى لَمْ تَكُنْ تُكْتَبْ بِهَاSelain itu, mereka juga perlu menguasai: • Kaidah tajwid, yaitu cara membaca huruf dengan benar. • Mawaqif, yaitu tempat-tempat berhenti (waqaf) dan memulai (ibtida'). • Rasm 'Utsmani, yaitu cara penulisan kata dalam mushaf: kata yang ditulis terpisah (maqthu') dan bersambung (maushul), serta ta' ta'nits yang ditulis dengan ta' terbuka (ت), bukan ta' marbuthah (ة).
Urutan bab dalam nazham ini mengikuti daftar tersebut: makhraj, sifat, kaidah tajwid, waqaf dan ibtida', lalu rasm mushaf.
Rujukan: Modul Daurah Tajwidul Quran "Terjemah Tafsiriyyah Matan Manzhumah Muqaddimah Jazariyyah", Abu Ezra Al-Fadhli (LTI Bandung & Online Tajwid, 2016), serta syarah-syarah Al-Muqaddimah Al-Jazariyah.